EPL info

PRIMERA DIVISION info

ISL info

BUNDESLIGA info

SERIE A info

Tampilkan postingan dengan label humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label humor. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Juli 2010

Mengerjain Operator Seluler


Category: Pengalaman Lucu

Ceritanya begini. Waktu itu temen sekampus gue, farda, ngisi pulsa pada pagi hari.

Malamnya sekitar jam 1 dini hari, farda menelpon operatornya. Dan terjadilah percakapan antara FARDA (F) dan OPERATOR (O) seperti ini:

O: "Selamat malam ini dengan layanan xxx, ada yang bisa kami bantu?"
F: "hmm...." (nada orang ngantuk).
O: "selamat malam ini dengan layanan xxx, ada yang bisa kami bantu?"

(sang operator mengulang pertanyaannya)

F: (diam tak bicara).
O: "maaf, selamat malam, ini dengan layanan xxx, ada yang bisa kami bantu?" (dengan nada agak keras)
F: "hmm... Oh maaf mbak saya ketiduran" farda kaget.
O: "maaf ini dengan bapak siapa?"
F: "ini dengan farda"
O: "maaf ada yang bisa kami bantu?"
F: "begini mbak, tadi pagi kan saya isi pulsa dan ada konfirmasi untuk pasang RBT nidji yang laskar pelangi. Tapi ko RBT-nya belum masuk-masuk".
O: "mungkin bapak salah memasukkan kodenya"
F: "gak mungkin mbak, orang kodenya sudah bener ko"
O: "oh mungkin ada masalah dengan pulsa anda"
F: "orang tadi pagi saya baru ngisi pulsa ko mbak"

perbincangan pun berlanjut alot. Farda ngotot-ngotot pengen tau kenapa RBT-nya gak masuk-masuk. Bertolak belakang dengan farda, operator terus bilang untuk memberi kenyamanan pelanggan. Setelah terjadi perbincangan alot sekitar 5 menit, farda juga sudah mulai bosen dan ingin mengakhiri perbincangan.

F: "kenapa ya mbak ko RBT-nya belum masuk-masuk juga"
O: "mungkin karena operator kami sedang sibuk. Jadi mohon kirim lagi saja sms-nya untuk mengaktifkan RBT-nya"
F: "oya mbak, tapi sebelumnya saya melpon ke operator lain yang cukup lama. Dan pulsanya tinggal sedikit"
O: "#@&%=£"

operator pun langsung menutup teleponnya begitu tau dia udah di kerjain.

Toss Bersama Preman


Category: Pengalaman Lucu

Suatu hari saya naik metromini menuju ke Roxy Mas. Di rel kereta, mobil kami dibajak oleh sejumlah preman, mereka berusaha untuk mengambil barang-barang berharga para penumpang.

Karena ketakutan saya berusaha untuk menyembunyikan handphone dan dompet ke bawah mobil tapi ketika saya coba tengok ke belakang, salah seorang preman itu tersenyum pada saya, maka terjadilah percakapan antara saya dengannya.

Preman : "Tenang Mbak, Mbak ga akan kita jambret deh."
Saya : "Benar yah Mas, saya ga akan dijambret."
Preman : "Ya pokoknya Mbak tenang aja deh."

Karena merasa kurang yakin, saya coba melihat preman yang di depan yang sedang mengancam penumpang lain dengan pisau. Tubuhnya yang penuh tato membuat saya takut. Saya merasa walau preman di belakang bilang tidak tapi kalo ia mengancam saya pasti saya kena.

Seakan mengerti kondisi saya, satu hal yang menakjubkan, preman yang seram ini menghampiri saya dan berkata, "Tenang Mbak, Mbak ga akan saya copet, Mbak ngga percaya sama saya? Kalo gitu kita toss dulu deh. Lalu saya pun toss dengan preman tersebut.

Sambil tersenyum saya berkata, "Terima kasih ya Mas, karena saya ga dicopet." Entah apa benar ucapan saya itu. Ketika turun hanya satu yang saya lakukan yaitu terbahak-bahak....

Seperti Buah Melon


Category: Humor Dewasa

Di sebuah Simposium seorang Profesor Ginekologi mengejutkan para peserta dengan pertanyaannya : "Saya pernah menemukan pasien saya yang memiliki vagina seperti buah melon."

Teman sejawatnya langsung mengangkat tangan dan mengajukan keberatannya : "Bahwa dalam kasus-kasus tertentu kita dapat menjumpai vagina dengan bentuk dan ukuran yang berbeda, tentulah dapat sama-sama kita terima. Namun menurut saya selalu mengada-ngada bila Anda mengatakan pernah menemukan vagina dengan bentuk dan sebesar buah melon."

"Lho, siapa yang berbicara tentang bentuk dan ukuran?" jawab Profesor tadi.

"Saya berbicara tentang rasa!"

Mengunjungi Pabrik Pembuatan Alat Berat


Category: Ekonomi dan Bisnis

Seorang produsen Amerika sedang menunjukkan pabrik pembuat alat berat kepada tamu yang merupakan pelanggan potensial dari Albania. Waktu siang hari, saat makan siang, peluit pabrik berbunyi dan dua ribu pria dan wanita segera berhenti bekerja dan meninggalkan gedung.

"Pekerja Anda, mereka melarikan diri!" kata tamu tersebut. "Anda harus menghentikan mereka!"

"Jangan khawatir, mereka akan kembali," kata orang Amerika. Dan memang, tepat pada pukul satu peluit berbunyi lagi, dan semua pekerja kembali dari istirahat mereka.

Ketika tur berakhir, produsen itu bertanya kepada tamunya dan berkata, "Nah, sekarang, mesin mana yang ingin Anda pesan?"

"Lupakan mesin," kata tamu tersebut. "Berapa harga Anda inginkan untuk peluit itu?"

Pengacara Melamar Sebagai Penasihat Investasi


Category: Ekonomi dan Bisnis

Seorang penasihat investasi memutuskan untuk bekerja sendiri. Dia cerdas dan rajin, jadi usaha terus berjalan lancar, dan dengan segera ia menyadari bahwa ia memerlukan penasihat internal. Dan ia mulai wawancara pengacara muda.

"Seperti yang saya yakin Anda bisa mengerti," katanya memulai dengan salah satu pelamar pertama, "dalam bisnis seperti ini, integritas pribadi kita harus dipertanyakan lagi." Dia membungkuk ke depan. "Mas Joko, apakah Anda seorang pengacara yang jujur?"

"Jujur?" jawab pelamar itu. "Biar kuceritakan sesuatu tentang jujur. Kenapa, aku sangat jujur bahwa ayah saya meminjamkan saya 200 jura rupiah untuk pendidikan saya, dan saya membayar kembali setiap sennya begitu saya menangani kasus saya yang pertama."

"Mengesankan. Dan kasus macam apakah itu?" tanya sang penasihat investasi.

Pengacara itu menggeliat di tempat duduknya dan mengaku, "Dia menuntut saya di pengadilan untuk mengembalikan uangnya."

Sistem Ekonomi yang Berjalan


Category: Ekonomi dan Bisnis

Ada seorang yang berjalan dengan temannya, yang kebetulan seorang psikolog. Dia bilang ke temannya, "Aku adalah sistem ekonomi yang berjalan."

Temannya bertanya, "Bagaimana begitu?"

"Garis rambut saya adalah dalam resesi, perut saya adalah korban dari inflasi, dan keduanya bersama-sama menempatkan saya ke dalam depresi berat!"

Mengganti Kerugian karena Menabrak Sapi



Category: Ekonomi dan Bisnis

Seorang pengendara mengemudi melewati sebuah peternakan dan tanpa sengaja menabrak dan membunuh seekor anak sapi yang sedang menyeberang jalan. Pengendara itu kemudian pergi ke pemilik sapi dan menjelaskan apa yang terjadi. Dia kemudian bertanya harga hewan itu.

"Oh, sekitar 4 juta hari ini," kata peternak itu. "Tapi dalam enam tahun yang akan datang sapi itu akan bernilai 8 juta. Jadi yang saya inginkan adalah uang sebesar 8 juta rupiah."

Pengendara itu duduk dan menulis cek dan memberikannya kepada peternak tersebut.

"Ini," katanya, "adalah cek senilai 8 juta rupiah, yang saya beri tanggal mundur dan bisa dicairkan 6 tahun dari sekarang..."

Menyogok Dosen Waktu Ujian Akhir

Category: Humor Umum
Seorang profesor memberikan ujian besar satu hari untuk murid-muridnya. Dia membagi-bagikan semua tes dan kembali ke meja untuk menunggu.

Setelah tes selesai, para siswa semua menyerahkan kembali hasil tes. Profesor menyadari bahwa di salah satu lembar jawaban seorang siswa telah terpasang selembar uang $100 dengan sebuah catatan yang mengatakan "Satu dolar per poin."

Pada kelas berikutnya profesor menyerahkan hasil tes kembali. Mahasiswa ini memperoleh kembali hasil tes dan kembalian $56.